Ciri khas dari penyakit ini adalah timbulnya folikel limfoid dan inflamasi diffuse pada konjungtiva.Terbentuk jaringan parut. Pembentukan jaringan parut meningkat dengan makin beratnya derajat penyakit atau lamanya inflmasi. Jaringan parut dapat menyebabkan terjadinya deformitas dari kelopak dan bulu mata (trichiasis dan enteropion). Deformitas kelopak dan bulu mata ini selanjutnya dapat menyebabkan abrasi kronis pada kornea dan terbentuk jaringan parut yang mengganggu penglihatan dan dapat menimbulkan kebutaan pada usia dewasa. Dapat terjadi infeksi sekunder didaerah endemis trachoma. Infeksi sekunder ini memperberat penyakit dan meningkatkan penularan.(I nyoman kandun, ed. 2000.manual penanggulangan penyakit menular, depkes RI, Jakarta.hlm. 525)
Comment written 4 months ago
Ciri khas dari penyakit ini adalah timbulnya folikel limfoid dan inflamasi diffuse pada konjungtiva.Terbentuk jaringan parut. Pembentukan jaringan parut meningkat dengan makin beratnya derajat penyakit
atau lamanya inflmasi. Jaringan parut dapat menyebabkan terjadinya deformitas dari kelopak dan bulu mata (trichiasis dan enteropion). Deformitas kelopak dan bulu mata ini selanjutnya dapat menyebabkan abrasi kronis pada kornea dan terbentuk jaringan parut yang mengganggu penglihatan dan dapat menimbulkan kebutaan pada usia dewasa. Dapat terjadi infeksi sekunder didaerah endemis trachoma. Infeksi sekunder ini memperberat penyakit dan meningkatkan penularan.(I nyoman kandun, ed. 2000.manual penanggulangan penyakit menular, depkes RI, Jakarta.hlm. 525)
Comment written 1 years ago