Nama : Tegar Rezavie Ramadhan
NPM : 1005007119
Asal : Situbondo
A. Penyakit Berbasis Lingkungan di Situbondo
Ada 7 penyakit utama yang menjadi perhatian dinas kesehatan Situbondo. Ketujuh penyakit tersebut ditangani khusus oleh Seksi Pemberantasan Penyakit (P2). Penyakit tersebut di antaranya adalah penyakit infeksi saluran pernapasan akut, diare, tuberkolosis, kusta, HIV/AIDS, Malaria, Demam Berdarah Dengue (DBD). Dari penyakit tersebut, penyakit yang berbasis lingkungan di antaranya adalah ISPA, diare, tuberkulosis, kusta, malaria, dan DBD. Dari profil kesehatan, tidak dsebutkan bahwa penyakit ini endemis. Hanya saja, penyakit-penyakit ini memang menjadi prioritas masalah kesehatan di kabupaten Situbondo.
B. Prioritas Masalah
Untuk menentukan 3 penyakit yang paling mendesak untuk ditangani, kita dapat menggunakan teknik prioritas masalah yang dikembangkan oleh Bryan. Berikut ini adalah tabel yang diperlukan untuk menentukan prioritas penyakit berdasarkan teknik Bryan.
|
Masalah |
Prevalensi % |
Tingkat keseriusan |
Kemampuan untuk diatur |
Perhatian Masyarakat |
jumlah |
Urutan Prioritas |
|
ISPA |
0,004 |
8 |
4 |
5 |
0,64 |
3 |
|
Diare |
0,043 |
5 |
8 |
7 |
12,04 |
1 |
|
TB |
0,001 |
7 |
8 |
7 |
0,392 |
4 |
|
Kusta |
0,0006 |
4 |
7 |
7 |
0,1176 |
5 |
|
DBD |
0,0001 |
9 |
6 |
8 |
0,0432 |
6 |
|
Malaria |
0,005 |
9 |
6 |
8 |
2,16 |
2 |
Pada tabel tersebut, besaran masalah digambarkan oleh angka dengan rentang antara 1-10. Makin besar masalah maka makin besar angka yang diberikan. Pemberian angka ini ditentukan oleh pengamatan kita terhadap kondisi masyarakat di lapangan, tingkat keparahan penyakit, serta kesiapan Dinkes dalam penanganan masalah. Variabel prevalensi didapatkan dengan membagi jumlah kasus dengan jumlah penduduk kabupaten Situbondo. Variabel tingkat keseriusan ditentukan oleh case fatality rate. Variabel kemampuan untuk diatur ditentukan oleh kemampuan Dinkes dalam mengembangkan program untuk mengintervensi kasus. Perhatian masyarakat ditentukan oleh tingkat perhatian dan kepedulian masyarakat untuk ikut aktif mengeleminasi penyakit. Berdasarkan perhitungan didapatkan bahwa 3 penyakit yang menjadi prioritas berdasarkan teori prioritas masalah yang dikembangkan Bryan adalah diare, malaria, dan ISPA.
C. Rancangan Manajemen Penyakit
Sumber Perubahan: *Alam *Pembangunan Wahana Transisi Penyakit Masyarakat · Udara · Air · Tanah · Makanan · Manusia · Binatang -Sex -Perilaku -Budaya -Gizi -lingkungan pekerjaan Agen Penyakit: Kimia, biologi, fisika Sehat Sakit Simpul 2 Simpul 3 Simpul 4 Simpul 1
0 comments on Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah
Add a comment
To add comments without entering your email and image verification, you must be logged in. Login or Join Blogster
Email this blog post to a friend
To email posts to friends, you must be logged in. Login or Join Blogster